IMAGE KOTA BARU TANGERANG SELATAN: TRANSFORMASI METROPOLITAN
DOI:
https://doi.org/10.35880/inspirasi.v8i2.103Abstract
Pembangunan Daerah Otonom Baru (DOB) atau Kota Baru yang dibentuk oleh pemerintah merupakan salah satu
cara untuk mendekatkan pelayanan publik terhadap penduduknya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat,
dan meningkatkan demokratisasi. Beberapa Daerah Otonom Baru terus terbentuk, diantaranya adalah kota
Tangerang Selatan (th 2008).
Kota Tangerang Selatan telah melakukan perubahan secara bertahap untuk memperkuat peranannya sebagai
bagian dari metropolitan Jabodetabekjur. Transformasi metropolitan ditunjukkan dengan adanya image sebagai
kota baru yang diperkuat dengan semakin jelasnya daerah pusat kota (CBD), jalur jalan yang terstruktur
menghubungkan pusat kegiatan dan sub pusat kegiatan, kawasan pemukiman, dan pusat pemerintahan.
Sejauh mana perubahan image kota baru ini terjadi, bisa dilakukan melalui observasi sederhana menyusuri
kawasan-kawasan yang ada. Rasa (sense of place) terhadap perubahan mudah terlihat apabila sebelum terjadi
pembangunan pernah menyusuri kawasan tersebut. Demikian pula hal ini terjadi dengan kota Tangerang
Selatan, melalui penilaian terhadap image kota, yaitu path, edge, district, node dan landmark. Kota Tangerang
Selatan juga menghadapi persaingan antar kota untuk menarik turis dan investor untuk datang, kota mengalami
perubahan strategi melalui penguatan branding kota sebagian bagian dari strategi ekonomi kota yang mengubah
image kota.
Kata kunci: image kota, kota baru, branding kota, transformasi metropolitan







