MANAJEMEN SUMBER DAYA WIDYAISWARA KESEHATAN
DOI:
https://doi.org/10.35880/inspirasi.v7i1.79Keywords:
Manajemen Sumber Daya Manusia, Widyaiswara.Abstract
Manajemen Sumber Daya Widyaiswara Kesehatan merupakan judul penelitian yang penulis
pilih dilatar-belakangi oleh kenyataan bahwa Widyaiswara memiliki peran strategis dalam menjamin
mutu aparatur pemerintah, namun di sisi lain terdapat fakta bahwa sejauh ini manajemen sumber daya
Widyaiswara tersebut belum dilakukan sebagaimana seharusnya, sehingga banyak permasalahan yang
dihadapi, baik oleh Widyaiswara itu sendiri maupun oleh lembaga tempat Widyaiswara bekerja.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali dan menganalisis data yang berkaitan dengan;
(1) perencanaan kebutuhan Widyaiswara; (2) spesifikasi tugas Widyaiswara; (3) rekrutmen Widyaiswara;
(4) kompetensi Widyaiswara saat ini, permasalahan yang dihadapi serta upaya untuk mengatasi
permasalahan tersebut; (5) sertifikasi Widyaiswara; dan (6) pengembangan kompetensi Widyaiswara.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang lebih menekankan kepada studi kasus. Adapun
unit analisis penelitiannya adalah BBPK Ciloto. Data dikoleksi dengan cara wawancara, studi dokumen
dan observasi. Validitas dan reliabilitas data dijamin melalui triangulasi membercheck dan prolonge
observation.
Penelitian ini telah menemukan bahwa : (1) BBPK Ciloto belum melakukan perencanaan
kebutuhan terhadap Widyaiswara; (2) dilihat dari latar belakang pendidikan pada umumnya Widyaiswara
di BBPK ciloto telah memenuhi syarat sebagai Widyaiswara; (3) rekrutmen calon Widyaiswara yang
dilakukan belum mengacu pada kajian ilmiah dan prosedur yang seharusnya; (4) komposisi Widyaiswara
yang ada masih lebih terkonsentrasi pada Widyaiswara pertama dan muda dan pada umumnya mereka
bermasalah dalam pemenuhan angka kreditnya; (5) proses sertifikasi Widyaiswara berjalan baik;
dan (6) terdapat upaya yang cukup baik dari BBPK Ciloto dalam mengembangkan kompetensi dan
profesionalitas para Widyaiswara.
Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar BBPK Ciloto dapat diberi kewenangan yang
lebih luas untuk dapat merencanakan sendiri kebutuhan, rekrutmen, serta pengembangan profesi
Widyaiswaranya.
Kata Kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, Widyaiswara.







