Persepsi Manajer Ukm secara Berkelanjutan (Studi Kasus Kota Bandung)

Authors

  • Yoga Perdana Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Muhammad Nabhan Azmi Politeknik STIA LAN Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35880/inspirasi.v15i1.2341

Keywords:

Sustainable, Sustainable Development Concept, Corporate Strategy

Abstract

The current changing business environment requires companies to adopt the concept of sustainable development, which takes into account social welfare and environmental constraints, as an alternative to focusing only on economic aspects. In an effort to meet market needs, companies implement sustainable marketing as part of their strategy, with the aim of providing long-term benefits in social, economic, and environmental dimensions. The purpose of this article is to evaluate the differences in the use of marketing tools (5Ps) based on the concept of sustainable development in areas with different socio-economic conditions. This empirical research involved collecting data from 30 questionnaires distributed to small and medium enterprises (SMEs) in two areas, namely Bandung City and Bandung Regency. The results showed that there were statistically significant differences between the analyzed markets in terms of the implementation of sustainable marketing tools. This finding indicates that sustainable marketing mix activities have a higher level of importance for SME managers in Bandung Regency compared to Bandung City.

 

ABSTRAK

 

Perubahan lingkungan bisnis saat ini mengharuskan perusahaan untuk mengadopsi konsep pembangunan berkelanjutan, yang mempertimbangkan kesejahteraan sosial dan kendala lingkungan, sebagai alternatif dari fokus hanya pada aspek ekonomi. Dalam upaya memenuhi kebutuhan pasar, perusahaan-perusahaan mengimplementasikan pemasaran berkelanjutan sebagai bagian dari strategi mereka, dengan tujuan memberikan manfaat jangka panjang dalam dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengevaluasi perbedaan penggunaan alat pemasaran (5P) berdasarkan konsep pembangunan berkelanjutan di daerah-daerah dengan kondisi sosial ekonomi yang berbeda. Penelitian empiris ini melibatkan pengumpulan data dari 30 kuesioner yang disebar kepada usaha kecil dan menengah (UKM) di dua daerah, yaitu Kota Bandung dan Kab Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara pasar yang dianalisis dalam hal implementasi alat pemasaran berkelanjutan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan bauran pemasaran berkelanjutan memiliki tingkat kepentingan yang lebih tinggi bagi manajer UKM di Kab Bandung dibandingkan dengan Kota Bandung.

References

Akroush, M. N., Zuriekat, M. I., Al Jabali, H. I., & Asfour, N. A. (2019). Determinants of purchasing intentions of energy-efficient products: The roles of energy awareness and perceived benefits. International Journal of Energy Sector Management, 13(1), 128–148. https://doi.org/10.1108/IJESM-05-2018-0009

Amézquita, J. C., Puig, F., & Royo-Vela, M. (2022). Location, market orientation, and firm performance: An analysis of the Colombian healthcare industry. Tec Empresarial, 16(3), 34–54. https://doi.org/10.18845/te.v16i3.6362

Barrutia, J. M., & Echebarria, C. (2022). Public managers’ perception of exploitative and explorative innovation: an empirical study in the context of Spanish municipalities. International Review of Administrative Sciences, 88(1), 131–151. https://doi.org/10.1177/0020852319894688

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Perdana, Y., & Nabhan Azmi, M. . (2024). Persepsi Manajer Ukm secara Berkelanjutan (Studi Kasus Kota Bandung). Jurnal Inspirasi, 15(1), 57–70. https://doi.org/10.35880/inspirasi.v15i1.2341

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.